• MUHILHAM • Electronics Hobbyist and Maker
  • Shop
  • Sitemap
  • Portfolio
  • Jasa Custom Project





  • Home Arduino Tutorial
    Showing posts with label Arduino Tutorial. Show all posts
    Showing posts with label Arduino Tutorial. Show all posts
    Arduino Arduino Tutorial Elektronika

    Arduino Tutorial : Analog Input Potentiometer

    MUHAMMAD ILHAM 1 Comment


    Pada tutorial arduino kali ini kita akan masuk pada pembelajaran mengenai cara membaca data analog tegangan pada pin input analog arduino. Adapun arduino yang digunakan pada percobaan kali ini menggunakan Arduino Uno R3 dimana mikrokontroler ini memiliki 6 buah pin Analog Input dengan nama pin A0 - A5.


    Pada pin analog A0 - A5 dapat diberikan tegangan antara 0 s.d 5 vdc. Pin ini merupakan pin Analog to Digital Converter atau ADC pada ATmega, tegangan 0 s.d 5 vdc akan diubah menjadi data integer 0 s.d 1023 atau 10 bit.

    Langsung saja kita mulai experimen penggunaan Analog Input pada arduino. Adapun komponen yang diperlukan pada experimen ini adalah sebagai berikut.
    • 1x Arduino Uno R3 Board
    • 1x Breadboard
    • 1x Potentiometer
    • 1x LED or built in LED pin 13
    • Jumper Wires
    Wiring Diagram

    Wiring explanation
    Satu buah LED terhubung dengan pin 13 arduino. note: jika tanpa menggunakan led tambahan juga sudah bisa melakukan percobaan ini dikarenakan pada pin 13 sudah ada built in led yang akan menyala sesuai dengan kondisi pin tersebut.

    Sebuah potensiometer (variable resistor) yang terhubung pada pin analog A0. Dimana pada saat potensio diputar maka tegangan yang masuk pada pin analog arduino akan berubah-ubah. note: nilai resistansi potensio bebas, semakin besar nilai resistansi maka range perubahan nilai akan lebih lebar.

    Sketch Arduino
    
    
    int potentioPin = A0; // memilih pin analog yang digunakan (A0 - A5)
    int ledPin = 13;      // memilih pin untuk output LED
    int analogValue = 0;  // variabel untuk pembacaan data analog
    
    void setup() {
      Serial.begin(9600); // inisisalisai serial monitor
      pinMode(ledPin, OUTPUT); // inisialisali pin sebagai output (LED)
    }
    
    void loop() {
      analogValue = analogRead(potentioPin); // membaca data analog pada dan di masukkan pada variabel "analog value"
      // menampilkan data analog pada serial monitor
      Serial.print("Analog value : ");
      Serial.println(analogValue);
      
      digitalWrite(ledPin, HIGH); // menghidupkan LED
      delay(analogValue); // waktu tunda (sesuai dengan nilai analog)
      digitalWrite(ledPin, LOW);  // mematiakan LED
      delay(analogValue); // waktu tunda (sesuai dengan nilai analog)
    }
    

    Silahkan buka Serial Monitor untuk melihat nilai analog dari potensiometer.

    Sketch explanation
    • Pada baris 1 s.d 4 merupakan inisialisasi variabel global.
    • Pada baris 11 terdapat sintaks analogRead(potentioPin) yang merupakan perintah untuk merubah nilai tegangan 0 s.d 5 volt ke nilai analog 0 s.d 1023, artinya ketika potensio diputar hingga resitansi tertinggi maka nilai tegangan akan menyentuh 0 volt dan nilai analog akan mendakati nilai terendah, sedangkan ketika potensio diputar pada resistansi rendah maka nilai tegangan mendekati 5 volt dan nilai analog mendekati nilai tertinggi nya.
    • Pada baris 16 s.d 19 merupakan perintah untuk menghidupkan led dengan kondisi blink  yang menyesuaikan dengan nilai analog yang terbaca, jadi ketika nilai analog rendah maka kecepatan kedip led akan cepat dan kebalikannya ketika nilai analog besar maka led akan berkedip lebih lambat itu dipengaruhi oleh kondisi delay yang diberikan mengikuti nilai analog.

    Jika ada ingin berdiskusi silahkan tinggalkan di kolom komentar, thank you and happy for your experiment..

    Arduino Arduino Tutorial Elektronika

    Arduino Tutorial : Digital Input Output Arduino [LED dan Push Button]

    MUHAMMAD ILHAM 1 Comment


    Pada tutorial arduino kali ini kita akan belajar tentang cara kerja pin arduino pada mode input, input pullup dan output. Pada tutorial arduino ini kita menggunakan Arduino Uno, arduino uno memiliki sebanyak 14 pin digital input-output yaitu pada pin 0 sd 13.

    Jadi setiap kita akan akan menggunakan pin digital arduino sebagai input maupun sebagai output, terlebih dahulu kita harus mengatur mode pin tersebut. Mode pin ini diatur pada void setup() dengan menggunakan sintaks pinMode(pin, mode). Berikut kita bahas setiap mode input output pada arduino.

    Mode Input High Impedance
    Sintaks : pinMode(pin, INPUT);
    Mode input high impedance ini merupakan mode bawaan atau default pin arduino. Pada mode ini seolah-olah terdapat resistor 100 Mega ohm dipasang seri terhadap pin. Ini berarti pada kondisi ini pin membutuh arus yang sedikit untuk merubah kondisi logika, mode ini baik digunakan untuk membaca sensor sentuh kapasitif atau membaca LED sebagai photodioda.

    Mode Input Pullup
    Sintaks : pinMode(pin, INPUT_PULLUP);
    Pada mode ini terdapat internal resistor sebesar 20K pada chip atmega arduino yang diatur melalui program. Resistor pull-up ini diakses dengan mengatur pinMode() sebagai INPUT_PULLUP. Ini berarti berbanding terbalik dengan mode input high impedance, logika HIGH berarti kondisi off dan logika LOW berarti on.

    Jadi saat menggunakan pin sebagai input pull-up, ujung lain dari perangkat komponen sensor atau sebagai contoh pada tombol harus terhubung dengan ground. Contoh digunakan tombol push button, jika tombol tidak ditekan atau kondisi terbuka maka arduino akan membaca kondisi HIGH, dan kondisi LOW saat tombol ditekan. Gambar berikut menunjukkan ilustrasi input pull-up.



    Mode Output
    Sintaks : pinMode(pin, OUTPUT);
    Pada saat pin di set pada mode output, pin akan dalam keadaan low impedance. Ini artinya pin dapat memberikan keluaran arus yang cukup ke rangkaian lain. Pin atmega dapat menjadi source (menghasilkan arus positif) atau sink (menghasilkan arus negatif) sebesar 40 mA (milliamper) ke rangkaian lain.

    Jika arus beban dari rangkaian lain melebihi arus pin atmega, berakibat bisa merusak pin, bahkan dapat merusak ic atmega tersebut. Maka dari itu untuk mengatasinya disarankan memasang resistor 470 ohm atau 1K ohm pada pin output ke rangkaian lain.

    Reference arduino.cc/reference
    Arduino Arduino Tutorial Elektronika

    Arduino Tutorial : Pengenalan Arduino dan Program LED Berkedip/Blink

    MUHAMMAD ILHAM Comment


    Tulisan ini merupakan pendahuluan dari seri tutorial arduino, pada seri tutorial arduino ini akan membahas tentang bagaimana memprogram board arduino, mulai dari program dasar hingga level yang agak lanjutan mungkin 😁.

    Karena ini merupakan pendahuluan, ada baiknya kita bahas sedikit mengenai Arduino ini dulu. Jadi siapa sih arduino itu? mengapa saya katakan siapa, ya karena Arduino merupakan sebuah nama perusahaan perangkat keras dan perangkat lunak yang bersifat open-source.

    Jadi perusaan ini mengembangkan berbagai macam perangkat keras mikrokontroler mulai dari Entry Level hingga yang bisa digunakan untuk project Internet of Things, untuk jenis-jenis arduino dapat dilihat di website resmi Arduino.

    Berikutnya bagian perangkat lunaknya yaitu Arduino IDE (Integrated Development Environment) merupakan perangkat lunak atau software yang digunakan untuk melakukan pemrograman pada board mikrokontroler arduino. Software ini bisa di download gratis melalui website resmi Arduino.

    Arduino IDE ini berguna sebagai text editor untuk membuat, mengedit, melakukan verifikasi hingga memasukkan kode program ke board Arduino. Untuk melakukan debugging, dengan software arduino ini juga bisa dilakukan menggunakan usb serial komunikasi, fitur ini dinamakan serial monitor.

    Oke, mungkin itu sedikit pembahasan tentang arduino. Kita langsung masuk saja pada tutorial pertama yaitu membuat led hidup berkedip atau led blink.

    Komponen yang dibutuhkan
    • Boad Arduino
    • Papan Breadboard
    • Resistor 330 ohm
    • LED
    • Kabel Jumper
    Rangkaian Electrical/Wiring



    Pin digital D13 arduino dihubungkan dengan kaki anoda led dan kaki katoda diberi tegangan negatif dengan tahanan resistor sebesar 330 ohm.

    Sketch Program LED Blink
    const int LED = 13;
    void setup() {
      pinMode(LED, OUTPUT);
    }
    
    void loop() {
      digitalWrite(LED, HIGH);
      delay(1000);
      digitalWrite(LED, LOW);
      delay(1000);
    }
    


    Setelah program berhasil di upload ke board arduino, maka led akan berkedip setiap satu detik, untuk mengatur waktu tundanya dengan mengganti nilai delay() dengan satuan milidetik.
    Older Posts Home

    Popular Posts

    • Cara Memperbaiki Kipas Angin Mati Total [Tidak Berputar Sama Sekali]
    • Membuat Mobil Remote Control dengan Arduino [RC Car Control with Bluetooth]
    • Audio Spectrum Analyzer Arduino + LCD 2x16
    • Download Cadsoft Eagle Professional 7.2.0 Full
    • Arduino Tutorial : Digital Input Output Arduino [LED dan Push Button]

    Categories

    Elektronika Arduino Tips dan Trik Robotic Tutorial IoT Software Arduino Tutorial PCB STM32

    Recent Posts

     
    Copyright © MUHILHAM • Electronics Hobbyist and Maker. All Rights Reserved.